Juli yang Mellow

Mendadak mellow.. Sekarang jadi tau rasanya long distance marriage. Walau cuma berjarak 2 jam perjalanan, sabtu-minggu masih bisa ketemu, dan baru juga berjalan dari tanggal 1 juli kemarin, tapi yang namanya jauh dari pasangan terutama ketika masih ada bayi usia 2 minggu, it really feels sucks. Ditambah lagi nanti tgl.15 ditinggal full 2 minggu karena yang bersangkutan mesti training di jakarta. And I can’t go with him karena ada si baby yang sekarang masih berusia 2 minggu 5 hari ini. Untungnya kondisi ini akan cuma berlangsung selama 1 bulan. Then I wonder, gimana rasanya seperti beberapa teman saya yang lain yang lebih parah? Yang suaminya kerja di site pulang mungkin cuma sebulan sekali..??? Ditambah jika ada bayi baru lahir juga dan anak kecil yang frequently bertanya kapan papanya pulang pula. Pasti lebih mellow rasanya ya. Saya selalu berpikir, ngapain nikah kalau ujung2nya tinggalnya pisah? What’s the point of getting married then? Tapi ya memang mau gak mau beberapa dari kita mengalami hal itu. I used to love July, but not this time. I really wish July ends soon so my kids and I can be with him again…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s