Resep Homemade Playdough

Berhubung saya suka lupa orangnya, jadi saya tulis resep homemade (edible) playdough di blog ini. Jadi, kalau saya lupa tinggal cari di sini 😊. Sesekali saya buatkan playdough untuk anak saya. Kalau mau anak anteng main sendiri lama, kasih aja deh playdough, doi bakal anteng main sendirian sementara kita bisa leluasa ngerjain pekerjaan rumah or pekerjaan lain. Lalu kenapa homemade? Naturally kalau homemade jelas lebih murah (emak hemat hehe), lalu kalau homemade playdough yang dimasak berarti lebih aman untuk balita yang masih suka masukin benda ke dalam mulut, ya kan? Jadi kalau gak sengaja kemakan masih aman lah. Playdough sangat berguna sebagai open ended play, mengembangkan kreativitas & imajinasi, serta melatih motorik halus anak.

Nah untuk resep homemade playdough macem-macem yah, tapi saya paling suka menggunakan resep yang pernah diposting oleh @ayomain di akun Instagramnya, karena suka dengan hasilnya yang lembut sekali dan tidak lengket di tangan. Berikut bahan dan cara membuatnya.

Bahan:

  • Tepung terigu : 1 cup
  • Krim Tartar : 2 sdm; merk Koepoe koepoe, ada label halalnya.
  • Minyak Sayur : 1 sdm
  • Garam : 1/3 cup
  • Air : 1 cup (250 ml)
  • Pewarna makanan

Cara membuat:

  1. Campur semua bahan cair : Minyak, air, dan pewarna makanan.
  2. Campurkan semua bahan kering aduk sampai rata.
  3. Campurkan kedua campuran tersebut di atas dan aduk hingga rata.
  4. Panasan pan/penggorengan di atas api kecil.
  5. Masukkan adonan lalu aduk hingga mengental dan tidak lengket serta tidak meninggallan sisa di atas pan.
  6. Dinginkan dahulu, lalu dough siap dimainkan.

Option: Jia ingin membuat banyak warna, bisa juga adonan polos dimasak terlebih dahulu. Jika sudah matang dibagi menjadi beberapa bagian kemudian teteskan pewarna pada adonan polos dan uleni hingga warna tercampur rata. Tapi kalau saya sebelum dimasak dibagi dulu adonan polosnya ke beberapa mangkok lalu teteskan pewarna makanan lalu dimasak deh.

Oiya supaya awetnya lama, playdoughnya kalau sedang tidak dimainkan disimpan di wadah tertutup rapat. Begini hasil playdoughnya.

Beragam cara bermain sambil belajar dengan menggunakan playdough untuk balita kesayangan:

Bahkan playdough bisa dibuat menjadi alat peraga. Seperti di bawah ini, saya membuat alat peraga gigi manusia untuk mengenalkan K pada nama-nama gigi, karena waktu itu K bertanya kepada saya apa nama gigi ini, apa nama gigi itu. Jadi setelah dibentuk, dough bentuk gigi yang putih itu dipanggang sampai keras.

Semoga bermanfaat ya 😊…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s