About My Firstborn (4yo)

If you meet my first daughter, you’ll see that she is like a chatterbox. She almost couldn’t stop talking. She asked a million questions everyday. Just like Peppa Pig haha. Tapi di sisi lain kecerewetannya itu, K memiliki banyak cerita dan imajinasi yang ia tuangkan ke dalam gambar-gambarnya. Yes, she likes to draw very much. She has been drawing since 2 years old. Setiap hari selalu ada cerita berbeda di gambarnya. Hari ini dia menggambar Shaun the sheep, besoknya dia menggambar Putri duyung. Besoknya lagi, inspirasinya akan berbeda lagi. Saya selalu sediakan kertas untuknya menggambar biar ia terus mengasah skillnya sendiri. Dan tak jarang pun ia terus mengoceh tiada henti sambil menggambar.

Saya memposting hasil2 gambarnya bukan untuk show off, tapi untuk dokumentasi, karena saya malas menyimpan banyak kertas hahaha. Dan banyak orang yang memberi komentar betapa berbakatnya anak saya yang masih 4 tahun itu dalam menggambar. Komentar mereka menjadi konfirmasi buat saya bahwa berarti menggambar termasuk salah 1 bakat dan minat K yang harus diasah terus selagi is masih menggemarinya, yang harus saya support terus secara positif.

Kalau udah tahu anaknya suka gambar, kenapa ga dimasukin les gambar aja bu? Awalnya sih semangatnya begitu, tapi ada kenalan yang anaknya juga jago gambar bilang dia kuatir kalau ikut les gambar, gaya gambar anaknya akan terlalu diarahkan. Hmm bener juga ya, jadi gak mau buru2 juga masukin anak ke Les gambar, tunggu agak besaran aja ya. 
Tugas saya sekarang untuk terus memfasilitasinya pada kesenangannya menggambar ini. Sesungguhnya gambar saya juga lumayan kok, cukup bagus, kalau ada contohnya, LOL. Andai memang bakatnya terus berkembang hingga besar wah saya senang sekali, karena banyak sekali profesi kreatif yang menggunakan bakat menggambar ini. Apalagi kalau bakatnya sudah terlihat dari usia dini, jadi bisa fokus diasahnya. Kata Ayah Edy sih begitu. Tapi tidak menutup kemungkinan K memiliki sejumlah bakat yang lain yang belum saya gali. Jadi, tetap harus dikenalkan dengan beragam jenis aktivitas. Hingga saat ini sih, K cukup tertarik dengan kegiatan sewing. Sejak 3.5 tahun saya sudah mengajarkan K menjahit menggunakan jarum beneran. And I see her pretty enjoy in doing it. Bahkan dia udah bisa tusuk feston, hihi. 

K juga sudah terlihat senang bersosialisasi walau masih egosentris, alias senangnya menjadi yang diperhatikan. Tak jarang mencari perhatian dengan memanfaatkan adiknya yang masih bayi. Tapi dia termasuk anak yang mudah berteman lah, hingga mamanya pusing tiap dia minta main keluar di saat mamanya sedang tidak bisa menemani. Yang bikin saya agak surprise beberapa bulan lalu di sebuah acara playdate, K berani maju sendiri saat pembagian sertifikat tanpa disuruh mama papanya, dan dengan percaya dirinya berdiri di baris terdepan untuk difoto bersama anak2 lain seumurannya. Memang masih ada kekurangan dari skill sosialisasinya tentu saja, tapi saya lega K bukan lagi anak yang agresif seperti dia masih 2 tahun, yang kadang mendorong atau memukul temannya karena sifat dominannya. I’m sure you’ll find out yourself the best way for you to be friends with as many people as you want, K. I’m gonna trust your instincts, walau sambil menahan pusing dan emosi hahaha. Masih banyaaak PR saya untuk terus mengexplore dan mengexplore dan observasi dan menilai bakat alaminya. Semua ini mama lakukan agar kelak kamu survive di kehidupan ini, nak. Dan supaya kamu gak salah jurusan seperti mama, LOL. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s