Category Archives: Aktivitas Main Anak

Tie Dye Art Menggunakan Tissue Basah

Looking for a simple art activity to do with your kid? Coba deh ini, membuat kreasi tie dye art pada tisu basah. So simple that you don’t really need preparation. Here is how:

  1. Bentuk atau kerucutkan tisu basah seperti pada gambar pojok kiri atas.
  2. Ikat 2 buah karet pada tisu basah itu sehingga tisu basah terbagi menjadi 3 segmen (gambar pojok kanan atas).
  3. Beri 3 warna berbeda pada ketiga segmen tisu basah. Ajak anak mewarnai dengan spidol atau langsung tetesi pewarna makanan.
  4. Lepas kedua karet dan buka tisu basahnya dan let it dry.

Tadaaaaa… cantik kaaaan? Jadi kayak shawlnya Dian Pelangi kaaaan? Hahaha.. Selanjutnya hasilnya bisa dijadikan berbagai craft, seperti jadi craft kupu-kupu yang cantik seperti berikut. 

Craft Kupu-kupu

Kreasi Mainan dari Kain Flanel

You know you’re a mother when you learn how to sew a toy for your kid(s). Ain’t it right? Kalau dulu sebelum beranak, skill menjahit saya mentok pada skill tusuk jelujur (itupun gak rapi) dan jahit kancing paling. Jadi saya pun cuma punya benang hitam, putih, merah, dan sebuah jarum hanya jika ada kancing baju lepas aja. Mana ada pikiran mau belajar jahit waktu itu? 😁 

Suatu hari saya kepikiran untuk membuat sebuah busy book yang terbuat dari kain flanel / felt untuk K yang masih berusia 7 bulan waktu itu supaya dia anteng di dalam pesawat. Eh tapi first time itu saya gak pake jahit bikinnya, karena belum bisa jahitnya bo’. Tapi ini awal mulanya saya jadi belajar jahit nantinya. Alhasil ya pertama itu pake hot glue gun aja. Gunting tempel-tempel kelaaarrrr. Ini hasil busy book pertama bikinan saya. Yaaahh not bad lah yaaa…

Nah ternyata busy book nya lama-lama bisa lepas-lepas tempelannya karena ditarik-tarik sama si bayi. Jadilah saya berniat mau bikin lagi tapi yang dijahit, biar awet. Lalu, saya menemukan buku ini di toko buku.

Bukunya berguna banget karena selain jelasin cara-caranya juga disediakan contoh-contoh polanya. Langsung lah saya beli bahan-bahannya terus beli juga benang-benang yang lengkap warnanya lalu eksekusi dah. Dan hasilnya waktu itu saya berikan kepada anak sahabat saya. 

Senangnyaaa liat anak sahabat ini suka mainin busy book hasil jahitan perdana saya yang ala kadarnya dan walau masih ada errornya 😆.

Ternyata bikin beginian nagih loh karena berikutnya saya buat lagi sebuah busy book buat K. Contoh-contohnya saya lihat dari internet, ada banyak banget kok contoh dan polanya. Tinggal gugling aja kok 😆. Sebenarnya mau bikin juga pake mesin jahit, tapi ya saya belum bisa pakai mesin jahit. Mesti belajar dulu, ke nyokap mungkin yang jago jahit, haha. Anyway untuk sekarang jahit tangan aja cukup lah ya, kecuali kalau mau dijualin baru deh belajar mesin jahit.

Oiya saya juga pernah bikin finger puppet nya Peppa Pig family dari kain flanel karena K suka banget sama serial kartun Peppa Pig.

Peppa Pig finger puppet

Selain itu, flanel bisa juga dipakai untuk mainan ‘membuat pizza’. Yang ini mah gak pake jahit-jahit sama sekali, cuma digunting aja jadi. K suka banget mainin ini, selain melatih motorik halus juga belajar berhitung 😆.

Pizza Flanel

Bisa juga untuk membuat mainan memory game (pakai hot glue gun aja tanpa perlu jahit) atau DIY Montessori dressing frame yang sangaaaat berguna untuk latihan practical life skill balita. Ya pokoknya mah so many things bisa dibuat dari kain flanel.

Felt Memory Game
DIY montessori dressing frame

Dan terakhir kemarin K ( 3 tahun) minta saya bikinin tea set dari flanel yang ada di buku itu juga. 

Kalau kreasi lain yang lebih advanced, seperti yang pake dakron isinya itu, saya belum pernah coba bikin. Maybe next time mau coba. Kalau gak sempet or gak bisa jahitnya tapi kepengen juga punya busy book flanel, bisa beli aja kok karena udah banyak yang bisnis jualan busy book macam gini, tapi ya tetep kalau bikin sendiri buat anak ada rasa kepuasan tersendiri kan yaaa…

Resep Homemade Playdough

Berhubung saya suka lupa orangnya, jadi saya tulis resep homemade (edible) playdough di blog ini. Jadi, kalau saya lupa tinggal cari di sini 😊. Sesekali saya buatkan playdough untuk anak saya. Kalau mau anak anteng main sendiri lama, kasih aja deh playdough, doi bakal anteng main sendirian sementara kita bisa leluasa ngerjain pekerjaan rumah or pekerjaan lain. Lalu kenapa homemade? Naturally kalau homemade jelas lebih murah (emak hemat hehe), lalu kalau homemade playdough yang dimasak berarti lebih aman untuk balita yang masih suka masukin benda ke dalam mulut, ya kan? Jadi kalau gak sengaja kemakan masih aman lah. Playdough sangat berguna sebagai open ended play, mengembangkan kreativitas & imajinasi, serta melatih motorik halus anak.

Nah untuk resep homemade playdough macem-macem yah, tapi saya paling suka menggunakan resep yang pernah diposting oleh @ayomain di akun Instagramnya, karena suka dengan hasilnya yang lembut sekali dan tidak lengket di tangan. Berikut bahan dan cara membuatnya.

Bahan:

  • Tepung terigu : 1 cup
  • Krim Tartar : 2 sdm; merk Koepoe koepoe, ada label halalnya.
  • Minyak Sayur : 1 sdm
  • Garam : 1/3 cup
  • Air : 1 cup (250 ml)
  • Pewarna makanan

Cara membuat:

  1. Campur semua bahan cair : Minyak, air, dan pewarna makanan.
  2. Campurkan semua bahan kering aduk sampai rata.
  3. Campurkan kedua campuran tersebut di atas dan aduk hingga rata.
  4. Panasan pan/penggorengan di atas api kecil.
  5. Masukkan adonan lalu aduk hingga mengental dan tidak lengket serta tidak meninggallan sisa di atas pan.
  6. Dinginkan dahulu, lalu dough siap dimainkan.

Option: Jia ingin membuat banyak warna, bisa juga adonan polos dimasak terlebih dahulu. Jika sudah matang dibagi menjadi beberapa bagian kemudian teteskan pewarna pada adonan polos dan uleni hingga warna tercampur rata. Tapi kalau saya sebelum dimasak dibagi dulu adonan polosnya ke beberapa mangkok lalu teteskan pewarna makanan lalu dimasak deh.

Oiya supaya awetnya lama, playdoughnya kalau sedang tidak dimainkan disimpan di wadah tertutup rapat. Begini hasil playdoughnya.

Beragam cara bermain sambil belajar dengan menggunakan playdough untuk balita kesayangan:

Bahkan playdough bisa dibuat menjadi alat peraga. Seperti di bawah ini, saya membuat alat peraga gigi manusia untuk mengenalkan K pada nama-nama gigi, karena waktu itu K bertanya kepada saya apa nama gigi ini, apa nama gigi itu. Jadi setelah dibentuk, dough bentuk gigi yang putih itu dipanggang sampai keras.

Semoga bermanfaat ya 😊…

Beragam Mainan Dari Kotak Kardus Bekas

Mainan itu gak perlu mahal. Mainan itu gak perlu beli. Caranya? Yaa bikin dong. Bahan favorit saya bikin mainan anak adalah kardus bekas. Kardus bekas sereal, kotak sepatu, kotak air mineral, apapun deh bisa. Kalau gak ada ide desain atau gak tau caranya? Gampang cyiinn.. Tinggal googling ajah. Misal dengan keyword “shoebox craft” atau “cardboard box toy”, dan lain-lain. 

Ini ada beberapa contoh mainan dari kardus bekas yang pernah saya buat untuk anak saya.

– Oven mini untuk memanggang pizza dari kotak sepatu bekas, since K loves cooking pretend play. Well, who doesn’t? 😀

– Kasir mainan. Berguna untuk pretend play jual-beli, sehingga anak bisa mengerti cara jual-beli serta kapan dapat kembalian & kapan tidak (otomatis mengenalkan konsep matematika pertambahan/pegurangan).

– Mini zoo alias kebun binatang mini, since K loved to play with her animal figurines.

– Diorama bawah laut yang sempat ngehits sejagat Instagram raya. 

– Mobil-mobilan.

– Puzzle. Bisa puzzle memasangkan bentuk hingga puzzle berbentuk kubus.

– DIY Montessori Sand Paper Letters / Numbers, yang berguna untuk kegiatan tracing.

– Lacing Shoes, untuk anak latihan mengikat tali sepatu.

– Maze from cereal box. 

Tentunya masih banyak banget mainan yang bisa dibuat dari kardus bekas. Makanya saya paling happy tiap dapat kardus yang tak terpakai. Selalu disimpan gak pernah dibuang lagi sekarang. Bikin mainan seperti ini juga bisa ngajarin anak untuk recycle barang dan ngajarin anak bahwa mainan itu gak selalu harus beli. Kalau bisa bikin sendiri, kenapa tidak? Juga bisa menambah kreativitas kan? Juga, tiap ke mall, K sih so far gak pernah merengek-rengek minta dibelikan mainan yang dijual. Jadi, manfaatnya juga bisa untuk meminimalisir tantrum anak kalau jalan keluar. Yuk mulai sekarang, jangan buang kotak kardus bekasnya yah..

K’s New Ride

image

Hihi.. somebody is super duper excited riding her new bike. This is Audrey Kaira Anindita, 32 months old. Karena masih sedikit taman kota di Samarinda, yang ada pun jauh dari rumah, jadi kami sekalian aja olahraga di stadion saja. It has always been exciting to see our kids trying new things. Semoga tahun depan sudah bisa roda dua ya nak..

Colourful

Salah satu definisi bahagia jika sudah menjadi emak-emak adalah membeli mainan anak dengan hanya bayar setengah harga. Hahahah… Ketika mencari-cari barang apa yang harus dibeli di toko hardware setempat dalam rangka menggunakan gift voucher yang didapatkan dari hasil belanja sebelumnya, saya melihat ada mainan ini yang memang saya ingin belikan untuk my two-year-old toddler.

image

Berkat voucher itu, saya jadi cuma bayarnya setengah harga jualnya, super yayy!! Mainan Colourful ini terdiri dari 4 level yang bertujuan untuk mengasah IQ dengan melatih logic thinking, strategic planning, dan visual & spatial perception. Can’t wait to play this with my baby..